... Kegubernuran Dhi Qar (Irak). Menurut Daftar Raja Sumeria, Kuara juga merupakan rumah Dumuzid šukud, raja ketiga Uruk yang legendaris. Dewa pelindung kota adalah Meslamtaea (Nergal). Dalam mitologi Su...
 

Kuara (juga dikenal sebagai Kisiga, Ku'ara, situs Tell al-Lahm modern, Kegubernuran Dhi Qar, Irak) adalah sebuah situs arkeologi di Kegubernuran Dhi Qar (Irak). Menurut Daftar Raja Sumeria, Kuara juga merupakan rumah Dumuzid šukud, raja ketiga Uruk yang legendaris.[1] Dewa pelindung kota adalah Meslamtaea (Nergal).[2] Dalam mitologi Sumeria, Kuara juga dianggap sebagai tempat kelahiran dewa Marduk (Asarluhi), putra Enki. Kultus Marduk dan Ninehama berpusat di Kuara.[3] [4]

Referensi

  1. Beaulieu, Paul-Alain (2003) The Pantheon of Uruk During the Neo-Babylonian Period. Brill. ISBN 90-04-13024-1, p. 114
  2. Sumerian City-States Diarsipkan 2007-08-18 di Wayback Machine.
  3. A.R. George (1992) Babylonian Topographical Texts, Peeters. ISBN 90-6831-410-6
  4. Black, Jeremy A (2004) The Literature of Ancient Sumer . Oxford University Press. ISBN 0-19-926311-6, p. 134, 365

Bacaan selanjutnya

  • H. W. F. Saggs, "A cylinder from Tell Al-Laham", Sumer, 13 (1957), pp. 190–195

Pranala luar





  Go to top  

This article is issued from web site Wikipedia. The original article may be a bit shortened or modified. Some links may have been modified. The text is licensed under "Creative Commons - Attribution - Sharealike" [1] and some of the text can also be licensed under the terms of the "GNU Free Documentation License" [2]. Additional terms may apply for the media files. By using this site, you agree to our Legal pages [3] [4] [5] [6] [7]. Web links: [1] [2]